You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Empat Pasar yang dikelola PD Pasar Jaya Terima Predikat Pasar Tertib Ukur
photo Keren Margaret Vicer - Beritajakarta.id

4 Pasar Terima Penghargaan dari Kementerian Perdagangan RI

Sebanyak empat pasar yang dikelola Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya mendapat penghargaan Pasar Tertib Ukur dari Kementerian Perdagangan RI.

Empat pasar yang mendapat penghargaan yakni, Pasar Cibubur, Pasar Manggis, Pasar Pondok Indah, dan Pasar Mandiri

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin menuturkan, dengan penghargaan ini akan memacu untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan di pasar tradisional.

"Empat pasar yang mendapat penghargaan yakni, Pasar Cibubur, Pasar Manggis, Pasar Pondok Indah dan Pasar Mandiri," kata Arief, Kamis (28/9).

Omzet Penjualan di Jakgrosir Capai Rp 314,1 Juta

Menurutnya, empat pasar yang mendapat penghargaan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Jadi, di area pasar sudah ada klinik, ruang menyusui, tempat ibadah, tempat parkir, toilet, sarana pemadam kebakaran, serta fasilitas lainnya.

"Total saat ini sudah 13 dari 153 pasar yang dikelola PD Pasar Jaya memenuhi SNI," terangnya.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan DKI Jakarta, Irwandi menambahkan, diharapkan penghargaan ini bisa diraih pasar-pasar lain di Jakarta.

"Ini bentuk prestasi yang harus ditingkatkan. Kita berharap pasar-pasar lain di Ibukota juga bisa meraih penghargaan serupa," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11712 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1355 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1311 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1292 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1001 personBudhi Firmansyah Surapati